Senin, 02 September 2013

JATI DIRI MANUSIA




manusia diciptakan dari cahaya
di isi dengan cahaya
dibungkus dengan cahaya
dikuatkan dengan cahaya
serta di tempatkan di sumber cahaya

manusia berasal dari Cahaya-Nya Cahaya Maha Cahaya
Allah adalah Cahaya Maha Cahaya
petunjuk Nya adalah Cahaya
Kalam Nya adalah Cahaya
Allah memberikan Cahaya Nya pada siapa saja yang Ia kehendaki di antara hamba Nya



semua makhluk diciptakan tak ubahnya seperti garam di laut

Nama-Wujud-Sifat-Gerak-Ilmu-semuanya, bukan garam melainkan laut itu sendiri

INNI RABBAKA AHAD

Sesungguhnya Tuhanmu meliputi segala manusia
(QS Al Israa' : 66)




ketahuilah bahwasannya masterplace ciptaan Allah adalah manusia

Al-Qur'an, Islam, Syurga-Neraka, langit-bumi, Malaikat-iblis, jindan seluruh makhluk lain adalah komponennya

manusia adalah sebaik-baik ciptaan

LAQAD KHALAQNAA AL INSAANA FII AHSANI TAQWIIMIN

Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya
(QS, At Tiin : 4 )


dan kepada manusia, Allah sendirilah yang meniupkan Ruh-Nya

FA-IDZAASAWWAYTUHU WANAFAKHTU FII MIN RUUHII

Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya Ruh-Ku
(QS, Shaad : 72 )




dalam tiap diri manusia itu ada sebuah lawan yang beraneka sifatnya

sehingga apabila Al-Qur'an mengatakan

YA AYYUHALLADZINA AMANUU,
YA AYYUHAL KAFIRUN, 
YA AYYUHAL MUNAFIQUN, 
MUSYRIKIN, 
NASITORO, atau
YAHUDA

itu semua menyebut diri kita sendiri

bukan kita yang beriman, orang lain lalu di kafirkan,
orang lain di munafikkan

bukan kita yang muslim
kemudian orang lain yang berbeda keyakinan dengan kita di yahudikan atau di kristenkan




manusia belum tentu konstan berlaku sebagai manusia
bisa juga pada momentum tertentu,  
pada kondisi psikologis tertentu, 
pada situasi perhubungan sosial tertentu, 
pada peristiwa tertentu , 
manusia berlaku sebagai monster, kanibal, hewan, setan atau bahkan iblis




iblis berasal dari segitiga mermuda 
apakah segitiga bermuda ?
dimana segitiga bermuda ?

segitiga bermuda adalah nafsu manusia
yaitu
Nafsu Amarah, Nafsu Lauwamah, dan Nafsu Mulhimah

karena ketiga nafsu itu berada dihati manusia
sungguh berhati-hatilah engkau darinya ...


cukuplah Allah sebagai Tuan Rumah (hati) mu
dan Muhammad sebagai penjaga pintunya




dalam keadaan sakratul maut,
si Fulan tiba-tiba merasa dirinya berada didepan sebuah pintu gerbang langit
dan diketuknya gerbang langit

terjadilah dialog singkat antara si Fulan yang sedang menghadapi sakratul maut dengan si penjaga gerbang langit ...


"siapa disitu ?", ada suara dari dalam,

lalu si fulan menjawab "saya tuan"

"siapa kamu ?" ... "fulan tuan"

"apakah itu namamu ?" ... "benar tuan"

"aku tak bertanya namamu, aku bertanya siapa kamu ?"

"saya fulan bin fulan"

"aku tak bertanya kamu anak siapa, aku bertanya siapa kamu?"

"saya seorang pejuang"

"aku tak menanyakan pekerjaanmu, aku bertanya siapa kamu ?"

"saya seorang muslim, pengikut Rasulullah Saw"

"aku tak menanyakan agamamu, aku bertanya siapa kamu ?"

"saya ini manusia, saya setiap hari sholat lima waktu dan saya suka kasih sedekah, setiap ramadhan saya juga puasa dan bayar zakat"

"aku tak menanyakan jenismu, atau perbuatanmu, aku bertanya siapa kamu?"

.........



fulan tidak bisa menjawab
ia berbalik dari pintu gerbang langit
gagal masuk ke dalamnya karena tidak mengenal siapa dirinya



ada kalimat yang agung yang mengatakan :

"barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya"

MAN ARAFA NAFSAHU FA QAD ARAFA RABBAHU




tidak ada sejentik ruangan dalam hati manusia yang tidak di isi oleh kekuasaan Allah

walaupun sejentik itu berupa kekafiran terhadap Allah sendiri {1}

" Dan Tuhanmu mengetahui apa yang disembunyikan dalam dada mereka dan apa yang mereka nyatakan {2}


{1}
sifat kafir dan mukmin yang ada didalam hati semua manusia adalah kekuasaan Allah

{2}
QS Al Qashash : 69,
demikian juga terdapat di QS, An Naml : 74




" Dan Kami tumpukkan Jahannam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas, yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari zikir terhadap tanda-tanda kebesaran Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar "
( Al Kahfi,  : 100-101 )


tahukah engkau siapa yang disebut kafir ?

kafir bukanlah orang yang berbeda agama (diluar islam),
tetapi kafir {1} adalah siapa saja {2}, termasuk orang yang muslim
sekalipun yang mata dan telinga qalbu di dalam dadanya tidak berfungsi

FA INNAHAA LAA FA'MAA ALQULUUBU ALLATII FII ALSHSHUDUURI

Karna sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta,
tetapi yang buta ialah hati yang didalam dada {3}



kekafiran dan keimanan bisa menimpa qalbu semua orang
ibarat bumi tertimpa malam

ada permukaan bumi yang lebih panjang malam daripada siang
dan ada permukaan bumi yang lebih panjang siang daripada malam



sesungguhnya yang demikian 
terdapat ayat-ayat Allah 
bagi mereka yang mau menggunakan pikiran ....




{1}
asal kata "KAFIR" atau "kufur" adalah "kafara" yang artinya tertutup

{2}
prediksi kafir bisa menimpa siapa saja dan kapan saja
walaupun seorang telah melakukan amal ibadah
bukan berarti suatu saat ia tidak tertimpa ke kafir an

{3}
QS, Al Hajj : 46














semoga bermanfaat
salam damai hati selalu





Minggu, 25 Agustus 2013

ALLAH, MUHAMMAD, ISLAM, AL-QUR'AN DAN SHOLAT




A L L A H

Allah adalah nama
Tuhan derajatnya
dan hakekatnya adalah Zat
Zat inilah yang Haq

sebelum ada awal dan sebelum ada apa yang namanya 
"tidak ada apa-apa"
hanya Dia semata-mata

kemudian di tajalli kan Nur Allah ini

dari kata ALLAH
Alif, Lam, Lam, Hu
semua kembali kepada ZattulHaq

tasjid pada kata ALLAH mengartikan Nur ala Nur
yang artinya di atas Nur ada Nur
inilah Zattul Haq itu

bukankah jelas dikatakan

QUL HU ALLAHU AHAD

Katakan Dia Allah itu satu ?

atau

BISMILLAHILAZI LA ILLALLAH ILLA HU


Dengan nama Allah tapi tidak ada Allah kecuali Dia



ini semua mengartikan bahwa dengan nama Allah lah 

maka kalian mengenal-Ku

bukankah nama dengan yang punya nama itu berbeda ???

lalu kenapa kita selalu permasalahkan tentang nama ini ?

bisa saja dengan Zat yang sama tapi orang lain menyebutnya dengan nama yang berbeda ...

apakah ini salah ...?

LA SAUTIN
tidak ada nama yang terucap


WA LA HARFUN

da tidak ada huruf yang bisa di tulis


itulah hakikatnya ZATULL HAQ





= = = = = = = =



MUHAMMAD


Muhammad itu Insan Kamil

yaitu manusia yang sempurna

Muhammad disini bukanlah Muhammad bin Abdullah
yaitu Muhammad putra Abdullah
tapi Muhammad yang mempunyai arti yang sangat luas

karena

dia yang awal dan dia yang akhir
dia yang buka dan dia yang tutup

bukankah dulu nabi Adam bertaubat dengan menyebutkan nama Muhammad ...?

ini menandakan bahwa sebelum nabi Adam ada
Muhammad sudah ada

seluruh nabi-nabi yang ada hakekatnya adalah Muhammad

jadi salah kalau kita menyangka bahwa Muhammad sudah mati

karena dia itu

RAHMATAN LIL ALAMIN

Rahmat bagi seluruh alam

tidak mungkin kita yang di rahmati masih hidup


sementara yang memberikan rahmat sudah mati ...

WA'LAMU ANA FIKUM RASULULLAH

sesungguhnya Muhammad ada dalam diri setiap manusia



jadi jelas bagi kita bahwa Muhammad bukan jasmani saja


tapi ada Muhammad Rohani sebagaimana dalam Syahadat Rasul


Muhammad bin Abdullah telah bersabda :

WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARASULULLAH

bukan


WA ASYHADU ANNA RASULULLAH

berarti
dalam Muhammad ada Muhammad


= = = = = = =





I S L A M


Islam itu universal

mencakup kehidupan umat manusia

Islam sudah ada sejak permulaan manusia ada di muka bumi

karena Islam adalah norma-norma agama yang luhur

tetapi
arti Islam yang selama ini telah kita berikan sebagai salahsatu agama yang muncul pada abad ke-6 masehi
dengan perlambangan dan tatacara beribadahnya sudah mengklasifikasikan umat manusia
apalagi dengan adanya beberapa dalil yang telah di artikan secara ekstrim
dengan meng kafir kan orang lain di luar ajaran agama Islam

apakah adil
ketika ada orang yang ber akhlak baik
lantaran hanya berbeda ajaran menjadi kafir ...???


sesungguhnya Islam tidak sesempit yang mereka fikirkan

di lihat dari kata ISLAM
Alif, Syin, Lam Alif, Mim

artinya

Alif
melambangkan Anna Allah Hu Ahad
ZATULL HAQ

Syin
melambangkan
Selamat

Lam Alif
melambangkan
LA ILLA HA ILLALLAH

Mim
melambangkan
MUHAMMADARASULULLAH

jadi di rangkum menjadi :

Allah menyelamatkan orang yang menyebut 
Laaillaha illallah Muhammadarasulullah ...


Laaillahaillallah ... : ... diri bathin

Muhammadarasulullah ... : ... diri lahir

kalimat ini kita jabarkan lagi menjadi

Allah menyelamatkan orang yang menjaga dirinya secara lahir dan bathin

maksud akhirnya di tujukan bagi seluruh umat manusia 

untuk memelihara dirinya secara lahir dan bathin ...



= = = = = = =




AL-QUR'AN


Al-Qur'an bukan saja sebagai kitab suci umat Islam

tapi umat manusia di muka bumi

ini hanya berupa buku atau benda mati yang berisi peetunjuk
untuk menjelaskan tentang Al-Qur'an yang hidup yang ada pada diri manusia

berbicara tentang manusia
samadengan berbicara tentang alam semesta
samadengan berbicara tentang Tuhan

karena ini semua kait mengait

jadi Al-Qur'an yang hidup lah yang harus kita tanamkan dalam dada
bukan Al-Qur'an yang berupa buku yang kita persoalkan

dalam Al-Qur'an ada Al-Qur'an
artinya
Al-Qur'an tidak bisa diartikan secara harfiah saja
ada Al-Qur'an yanag tersembunyi yang hanya dapat difahami oleh mereka yang mendapatkan hidayah

kalau saja ilmu Al-Qur'an ini tertulis dan bisa dibaca
maka semua orang cukup dengan membaca sudah pasti memahami ilmunya

tapi lain tiori lain praktek
karena dalam praktek kita akan mendapatkan tiori yang baru

inilah yang dimaksud dengan Al-Qur'an yang hilang tersebut yang harus kita cari
tidak terbatas pada kata-katanya saja

Al-Qur'an telah diartikan sebagai Firman Tuhan
samadengan
kata-kata Tuhan

berarti
Tuhan berbicara apa yang muncul dipikiran kita ketika mendengar Tuhan berbicara ???


= = = = = = =



S H O L AT



Sholat bukanlah untuk kita menyembah Tuhan seperti apa yang kita pahami selama ini


karena Tuhan tidak butuh disembah

ketika kita menyembah berarti ada yang kena sembah

sesuatu yang disembah selalu berada dihadapan orang yang menyembah

sama artinya kita mengatakan Tuhan itu bertempat
sedang Tuhan tidak bertempat dan tidak ada dimana-mana atau dimana
tetapi
ada dimana-mana
dan berlainan dengan apa-apa yang ada di alam semesta ini

sholat mempunyai arti kata " hubungan "
artinya mendekatkan diri dengan Tuhannya

Tuhan ingin dikenal
oleh karenanya sholat adalah untuk kita
mengenal dirinya  dengan diriNya
yaitu

diri rahasia Tuhan yang ada di dalam diri kita

hubungan dengan Tuhan harus terjadi setiap saat
dimanapun dan kapanpun
karena setiap detik Tuhan menunggu kita
bukan hanya dalam lima waktu sholat saja


bukankah dalam perjalananmenerima perintah sholat ini Tuhan menghendaki 50x dalam sehari ...?
apa ini cuma basabasi Tuhan saja ...???



bahwa
inti sholat adalah mengenal diri
mengenal diri mengenal sholat
mengenal sholat mengenal Tuhan


link rekomendasi disini



















semoga bermanfaat
salam damai hati selalu



Jumat, 23 Agustus 2013

HAKIKAT SASTRA JENDRA HAYUNINGRAT





Aku memahami kebaikan dari keburukan
dan keburukan dari kebaikan

Aku melihat yang tampak dari yang tersembunyi 
dan melihat yang tersembunyi pada apa yang tampak

kebijaksanaan ku melihat segala sesuatu sedang berjalan ke arah kebaikan

Aku terbebas dari penilaian baik dan buruk 
karena Aku adalah kesempurnaan dalam kebaikan dan keburukan

Aku menyinari kegelapan 
membasahi yang kering, mengeringkan yang basah

Aku mengisi yang kosong 
memberi yang meminta 
melepaskan yang terikat ...



kesejatian dan kebenaran ku bukanlah sekedar tubuh yang kelak akan ku tinggalkan setelah kematian

Kau adalah kecerdasan tak terbatas yang terkunci dalam pikiran yang terbatas 

Kau adalah yang selalu hidup 
dan yang pergi saat kematian 
tetapi Kau sendiri tak pernah mati ...



Aku adalah sebuah ke T1ada an 

tanpa awal tanpa akhir

berjalan di antara keabadian semu 
dan terpaku nanar di lembah-lembah kesunyian

sajak ku berguman di sela-sela pencarian akan hakikat hidup

Aku adalah kekosongan sekaligus yang mengisi kekosongan semesta raya 

Aku mewujudkan diriku sebagai bagian yang tak termiliki



kita tak pernah menanamkan apa-apa 
dan takkan pernah mendapatkan apa-apa

Aku adalah Sastra Jendra yang mencari air kehidupan 

dan setelah semuanya usai 
Aku akan kembali ke dalam kedamaian di pelukkan Sang Pencipta
yang T1ada awal dan T1ada akhir ...



Ia berisi kebenaran yang mengalir dari Pikiran Atas Sadar

yang hidup selalu hidup...yang mati tak pernah hidup...
maka
sesungguhnya Tak Pernah Ada Kematian

ada kesempurnaan di dalam kealamian semesta


saat kesadaran terjaga 

alam semesta mendengar dan jiwa kosong berbicara ...

Kau adalah entitas kesadaran agung ku 
yang terjebak dalam semesta kecil tubuh dan pikiran manusia ...

Kau adalah diri kecil ku yang sedang bertumbuh untuk bisa mengingat hakikat diriku yang besar

Kau adalah alam semesta yang sedang belajar memahami dirinya sendiri ...

Kau adalah yang memberi tanpa harus meminta ...

Kau adalah yang terlibat tanpa mesti terikat ...

Kau adalah pemilih yang tak terjebak oleh penilaian atas setiap pilihan mu ...

Kau adalah kesadaran tak terbatas dalam tubuh yang terbatas ...

Kau adalah kecerdasan tak terbatas yang terkunci dalam piliran yang terbatas ...



belajar dari awan ...

sudah saatnya menyadari sejauh mana kita kini berada

apakah baru mulai menguap menuju setiap langit agar tampak sebagai kesuksesan dari bumi ...

ataukan masih terombang ambing dalam gerakan dualitas tinggi rendahnya pemahaman ...

mungkin juga tanpa sadar kita bahkan telah memilih menjadi bagian dari kegelapan mendung yang hadir di bumi
menciptakan badai dan kehancuran bagi kehidupan ...

dengan labilnya pemahaman akan kesadaran jiwa
kita justru akan menciptakan perdebatan
menyulutkan api kemarahan dan menggelegarkan gemuruh suara-suara gusar 
yang menggiring dunia pada air mata kehancuran ...



hidup bukanlah pilihan

bukan pula sebuah tujuan 

namun sebuah persinggahan untuk mencapai kesempurnaan 
dengan melalui ilusi rintangan nyata yang berlindung dibalik tirai duniawi yang begitu halus





manusia bukanlah makhluk hidup yang sedang berjuang menuju cahaya

melainkan makhluk cahaya yang sedang berada dalam tubuh manusia ...

untuk hidup dan menjalanai peran keduniawiannya ...



jika Tuhan pun tidak lagi ku yakini

lalu siapa lagi yang bisa kupercaya dan ku yakini ...?

bukankah tubuh manusia adalah Kitab Suci tertua 
yang ditulis sendiri oleh Sabg Pencipta ...?

manusia tidak lain adalah Alam Semesta yang sedang memahami dirinya sendiri ...



HIDUP ADALAH SOAL KEBERANIAN MENGHADAPI YANG TANDA TANYA

"tanpa kita bisa mengerti"

"tanpa kita bisa menawar"

terimalah dan hadapilah ...



aku, kamu dan kalian adalah sebuah kebodohan yang tercipta ...

terlahir untuk tercerai berai terpendam ...

terhempas dan terhenyak ...


kita adalah T1ada

dan kembali dalam sebuah ke T1ada an ...














salam damai hati selalu


Selasa, 13 Agustus 2013

KESADARAN ZATULLAH




setiap insan 
siapapun dirinya
apapun statusnya dan apapun agamanya ...
alirannnya ... golongannya ... mahzhabnya ...
telah terpahami  dan terhayati akan "kesadaran Zatullah" dalam pandangannya

sejak dirinya masih berada di alam Azali 
dan di NYATA kan hal itu pada saat IKRAR

" ALASTU BI ROBBIKUM ...?, QOLLU BALAA SYAHIDNA "

apakah engkau membenarkan bahwa Aku lah Penguasa serta yang Mengatur setiap urusan yang berlaku dalam HAYAT/URIP/HIDUP...?
yaa...benar...! kami sebagai saksi yang menyaksikan

n am u n
setelah dirinya tertarik dengan Gravitasi Alam Dunia Fana ini

Energi Daya Gravitasi Alam Dunia Fana ini menggetarkan kesadaran dirinya akan "kesadaran Zatullah"  itu 
sehingga membuat dirinya tak sadar lagi akan
INTI HAKIKAT ASAL KEJADIAN DIRI


lalu ...tetapi ...

walaupun kediriannya/Egonya/Hawa Nafsunya telah menjadi hijab/dinding 
yang menutupi Cahaya Haq itu

n a m u n
ada yang tak bisa ditutupi oleh kedirian/ego/hawa nafsu itu
yaitu FITRAH / SUCI nya 
sebagai penghubung antara dirinya dengan Tuhannya

dan fitrah/suci itu adalah KEKUATAN yang SANGAT LEMBUT LAGI HALUS 
yang meliputi si HAYAT/URIP/HIDUP
dengan istilah kata 
" SIRR BATHIN "

tanpa tersadari oleh manusianya itu sendiri
sesungguhnya fitrah/suci nya selalu memanggil-manggil dirinya untuk kembali kepada
ASAL dirinya
masuk melalui pintu KESADARAN ZATULLAH


namun 9 hawa yang masuk pada dirinya melalui 9 Goa yang terbuka lebar 
telah membuat dirinya tak menghiraukan kata-kata fitrah/suci 
pada hayat/urip/hidup nya

9 Hawa itu adalah :

1. Takkabur
2. Sombong
3. Tamak
4. Serakah
5. I r i
6. Dengki
7. Benci
8. Hasut
9. Dendam


karenanya ada istilah BABAHAN HAWA SONGO
yang bertujuan menutup 9 Goa pada dirinya 
agar ke 9 Hawa itu lenyap dan tergantikan secara otomatis (TAJALLI) 
dengan 9 KESADARAN SEJATI


9 KESADARAN SEJATI yaitu :

1.
LAA QODIRUN ILALLAH
T1ada Kuasa selain Allah 
meliputi Zat, Sifat, Asma dan Af'al Nya


2.
LAA MURIDUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Berkehendak selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma Af'al Nya


3.
LAA 'ALIMUN ILAALLAH
T1ada Maha Mengetahui selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


4.
LAA HAYYUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Hidup selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


5. 
LAA SAMI'UN ILAALLAH
T1ada yang Maha Mendengar selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


6.
LAA BASHIRUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Melihat selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


7.
LAA MUTAKALLIMUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Berkata-kata selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


8.
LAA FA'ILUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Berlaku dalam gerak dan DIAM selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


9.
LAA MAUJUDUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Ada 
di Awal T1ada permulaan sekaligus di Akhir T1ada berkesudahan
dan T1ada yang Maha Ada pada Zahir dan Bathin selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


m a k a

demi waktu/masa 
dalam 24 jam sehari semalam 
dari buka mata sampai tutup mata kembali

sungguh Manusia itu dalam kerugian yang Nyata

kerena
seiring dengan waktu dunia kesadaran Zatullah itu semakin terhijab/terdinding o;leh kediriannya/egonya/hawa nafsunya
melalui 9 Goa pada dirinya yang terbuka lebar


k e c u a l i 

mereka-mereka yang masuk dalam ke AMAN an (IMAN)

dikarenakan ...
ia telah menutup 9 Goa pada dirinya 
agar ke-9 Hawa lenyap dan tergantikan secara otomatis (TAJALLI)
dengan 9 KESADARAN SEJATI

dan kemudian setelah itu FITRAH/SUCI nya dalam KESADARAN ZATULLAH 
membawa dirinya dalam kebenaran untuk memberikan pandangan 
tentang KESADARAN ZATULLAH meliputi dan juga saling berbagi/mengisi dalam kesabaran kepada siapa saja


kaarena ia telah memandang dalam penyaksiannya

AKAN GURU MU adalah GURU KU

dan 
GURU KU adalah GURU MU


kita sama-sama belajar kepada GURU yang Satu
yang tidak makan dan minum 
tidak tidur tidak pula mengantuk


















semoga bermanfaat
salam damai hati selalu



Minggu, 11 Agustus 2013

ASAL MU ASAL DIRI ALAM MAKRIFAT



m a k a
Allah lingkupnya di Nur Muhammad itu sendirinya
di dalam perkataan KUN FAYAKUN
dan Nur MUhammad itu sendiri di dalam lingkup daripada Nur Zat

semesta sekalian alam semesta ini perbuatan Nur juga

m a k a

barang siapa belum tahu jalan ini 
jangan membaca ini

karena akan menjadikan sesat kepada dirinya 
dan jika sudah tahu ...
b a c a l a h ...

karena ini ilmu yang haq ...

Syareat tanpa Hakikat hampa
dan
Hakikat tanpa Syareat bathil atau sia-sia

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .






adapun yang bernama RAHASIA itu Sir ALLAH jua

adapun kita ini bertubuhkan Muhammad zahir dan bathin

bertubuhkan Ruh namanya
maka
T1ada kita kenang-kenang lagi 
hati dan tubuh hanya bertubuh bathin saja
namanya artinya Muhammad jua yang jadi tubuh kita ini


jadi hakikatnya kita ini bertubuhkan Ruh Idhofi juga
sebab
Muhammad itulah yang bernama Rahasia Sir Allah


adapun UJUD itu Ujud Allah Ta'ala 

sekali lagi jangan ada ujud lain daripada Allah Ta'ala
inilah sebenarnya diri


begitu pula kelakuan jangan ada yang lain
karena jika ada menjadi Nafsiah Hamba juga


adapun Nafsiah Robbah itu tidak menerima salah satu 
melainkan suci lahir bathin

Zat artinya Ujus Allah semata-mata

itulah yang sebenar-benarnya diri kita
jangan ragu lagi pada kata ini

baik berjalan itu Ujud Allah
melihat itu Bashar Allah
dan berkata-kata itu Kalam Allah
dll ...

jangan ada ujud yang lain 
jika ada maka batal ...


firman Allah :

# ANA FI DZHONI ABDI #
Aku berada dalam prasangka hamba-Ku


maka sudah lengkap ujud kita ini 
ujud Allah Ta'ala

ingatlah akan firman Allah tersebut 
jangan lagi mengatakan bathil

jika sudah tahu ujud dirinya ujud Allah juga dan T1ada lupa dan T1ada berserikat dan T1ada berhakikat dan bermakrifat
melainkan kudrat sendiri ...


# AL INSAANU SIRRI WA ANAA SIRRAHU WA SIRRI SIFAATI WA SIFATII LAGHAIRI #

artinya :

Insan itu Rahasia-Ku dan Aku lah Rahasianya dan Rahasia itu Sifat-Ku dan Sifat-Ku itu T1ada lain daripada Aku

adapun ALIF Allah itu 
yaitu Zat Allah Ta'ala dan sebenar-benarnya diri 
yaitu Ruh Nabi Muhammad

adapun Sifat Allah Ta'ala itu rupa Nabi Muhammad 
dan Af'al Allah Ta'ala itu yaitu kelakuan Nabi Muhammad

maka inilah Ruh Idhofi menjadi rahasia kepada kita di dalam JANTUNG tempatnya

adapun AKBAR itu tubuh kita ini 
jadi bisa berlaku laku dan sebagainya ...

adapun RAHASIA itu sendiri memerintah hati
hati itu memerintah tubuh

berlakunya tubuh itu berbagai kelakuan

inilah sebenar-benarnya diri yang kita kenal siang dan malam
sebab semuanya daripada Muhammad



tatkala rahasia itu sehari semalam dalam rahim ibu

Hu... Hu... pujinya


tatkala rahasia itu tiga hari tiga malam dalam rahim ibu

Subhanallahi ... pujinya 
artinya "suci sendirinya"


tatkala rahasia itu 40 hari 40 malam dalam rahim ibu

Alhamdulillahi ... pujinya
artinya "Zat Allah Pujinya"


tatkala rahasia itu 3 bulan dalam rahim ibu 

Allahu Akbar ... Pujinya
artinya "Maha Besar Allah meliputi sekalian alam"


tatkala rahasia itu 9 bulan dalam rahim ibu

La ilaha illa Allah ... pujinya









KEPADA KEKASIHKU (MUHAMMAD)


wahai diri yang mulia
wahai jiwa yang luhur
wahai pribadi yang agung

bagaimana mungkin aku merasa cukup dengan amal dan ilmu ku
bila aku harus bercermin pada keteladanan mu 
yang telah memikat segala bentuk hati dan perasaan

sementara engkau telah menjelma dengan sifat-sifat ke Tuhan an yang pengasih penyayang

engkau telah menjadi cahaya mata bagi para perindu 
dan nama mu menjadi  sumber bagi para pecinta

kehadiran mu telah dinantikan semenjak awal segala penciptaan 
dan nama mu telah ter ukir dengan agungnya 
yang di sandingkan di tempat yang tak mungkin satu pun makhluk dapat menyandingnya

wahai keutamaan yang menjadikan seluruh penghuni langit dan bumi ber sholawat kepada mu

bagaimana mungkin laut akan cukup menjadi tinta untuk menulis 
ke utama an mu itu
bila laut saja di jadikan sebab daripaada ke ada an mu


wahai raja dari segala yang zahir maupun yang bathin

T1iada lah yang ghaib tersingkap seluruhnya 
karena kau lah sang pengawas dan di genggaman mu semua yang 
zahir karena kuasa untuk mu


T1ada lah dapat bulan dan mentari menandingi cahaya mu
bila engkaulah sumber segala cahaya itu


pada diri mu lah dapat menemukan kebesaran Tuhan

dan pada jiwa mu lah 
tersingkap Rahasia ke-Tuhan-an





















semoga bermanfaat

salam damai hati selalu









Kamis, 08 Agustus 2013

I K H L A S



carilah ikhlas ...

untuk ikhlas perlu Tauhid
untuk Tauhid perlu Nafi dan Isbat
untuk Nafi dan Isbat perlu tahu jasad dan ruh dan perbendaharaannya

selepas tahu ruh ... tahulah Sifat

setelah tahu Sifat 
T1ada lah ia mampu berdiri sendiri tanpa Zat ...

di akhirnya yang kekal hanya Zat Allah SWT ...

yang lainnya hancur lebur dan binasa ...
yang T1ada sesuatu setara Nya ...
yang setap sesuatu bergantung kepada Nya ...

maka siapa yang menyembah dan siapa yang di sembah ...?

kudrat siapa yang menyembah ...?

dan tidak ber kudrat kah yang di sembah ...?

ada dua kudrat kah ...?

dua itu bukan satu ...
dua itu bukan Wahdaniyah ...
dua itu bukan Esa ...
dua itu belum Tauhid ...
belum Tauhid itu Syirik ...
Syirik yang Khafi ...
Syirik dosa tak ter ampun kan ...
Syirik dosa tak terhitung ...

amal ibadah menggunung  ibarat debu di terbang angin ...
ibarat keledai pengirah gandum yang berputar ...
yang merasakan perjalanannya sudah amat jauh

jauh beribu batu 
namun rupa-rupanya akhir perjalanannya adalah di tempat yang ber mula ...
rupa-rupanya ia tidak kemana-mana ...

ia masih di situ
masih di tempat asalnya 

sungguh sia-sia ...
sia-sia yang membawa malapetaka
yang tidak pernah disadarinya

hinggalah jasad berpisah darinya ...


...................











Minggu, 04 Agustus 2013

NUR MUHAMMAD IV (Pemahaman Huruf Allah 2)





awalnya huruf hanya melambangkan sebuah rumus yang tidak memilki arti apa-apa

kemudian
huruf disusun menjadi sebuah kata,
susunan kata menjadi sebuah kalimat
dan dalam kalimat mengandung sebuah pengertian

t e t a p i
"pengertian itu bukanlah sebuah kalimat"


dahulu sebelum ada kesepakatan manusia mengenai Rumusan Huruf ...

maka huruf ...
adalah sebuah artikulasi yang keluar dari dorongan udara yang terhalang oleh pita suara pada tenggorokkan
sehingga menghasilkan suatu bunyi

seandainya rumus-rumus itu tidak ada ...
maka huruf dan kata dan kalimat pun tidak ada ...

n a m u n ...
walaupun rumus-rumus dan huruf-huruf tidak ada ...
tapi pada hakekatnya pengertian dalam diri manusia tetap ada

kita bisa menemukan bahasa yang sama pada diri manusia seluruh dunia
yaitu Bahasa Jiwa yang ...
T1ada berhuruf ...
T1ada bergambar ...
T1ada bersuara ...


maka benarlah adanya jika demikian bahwa A-Qur'an itu awalnya adalah bahasa Wahyu
(Bahasa Allah)

LA SHAUTIN WALA HARFUN
Tidak berupa suara dan tidak berupa huruf

yang kemudian di translate ke dalam bahasa manusia yaitu bahasa Arab

saat itu Rasulullah hanya mengerti dengan jelas apa yang telah turun ke dalam jiwanya

bahasa Allah itu berupa Ilham atau Wahyu 

menurut kamus Bahasa Arab dalam Munjid
Ilham itu berarti memasukkan pengertian ke dalam jiwa seseorang dengan cepat

dimasukkan dengan cepat samadengan dituangkan sesuatu pengetahuan-pengetahuanke dalam jiwa dalam sekaligus dengan tidak lebih dahulu timbul fikiran dan muqadimah-nya

seperti seekor lebah,
ketika menerima Wahyu dari Allah
binatang itu tidak mengenal huruf
akan tetapi lebah mampu menangkap ajaran Allah

ketika Allah menginstruksikan untuk membuat rumahnya,
maka lihatlah bagaimana lebah membuat rumah yang indah dan tersusun rapi

pengertian itu tidak terdiri dari rangkaian huruf atau suara ...

seperti perasaan CINTA ...
perasaan ini tidak ada tertulis huruf  C - I - N - T - A

walaupun kita tidak menggunakan rangkaianhuruf dan suara 
mengapa kita memahami CINTA itu ...???

yang akhirnya kita menterjemahkan ke dalam bahasa manusia menjadi 
aku cinta ...


= = = = = = =



Sekarang mari kita lanjutkan membahas Rahasia Huruf Al-Qur'an


Al-Qur'an mengandung 6666 ayat
terhimpun dalam Al Fateha
dan Al-Fateha pula terhimpun dalam
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM
dan
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM terhimpun dalam ALIF

sedangkan ALIF terhimpun dalam BA'

dan BA' terhimpun pada TITIK nya

pada TITIK inilah AWAL MULA semua kejadian bentuk huruf ....




jadi pada seluruh rangkaian firman sebanyak 30 juz itu 
ternyata terangkum dalam Ummul Qur'an (Al-Fateha)

pada Ummul Qur'an menyimpulkan inti ajaran Al-Qur'an


tentang masalah ke Tuhan an 
yaitu Sifat, Af'al dan Zat Allah ...
Dia-lah Allah yang memiliki Sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang

tidak ada yang berhak menyandang pujian kecuali Dia

Dia-lah tempat segalanya bergantung
karena Dia adalah Penguasa Alam Semesta dan diri manusia


berarti
dari rangkaian ayat-ayat dalam Al-Fateha 
adalah tertumpu pada huruf BA'
(dalam tata bahasa Arab sebagai BA Subabiyah)

artinya
semua yang ada berasal dari huruf BA dengan sebab Ismi  atau Nama

kalaupun dipisah
BI - ISMI - ALLAH

semua yang ada karena sebab adanya Asma

pada Asma terdapat yang memiliki Asma yai;tu Zat

ini terangkum dalam arti TITIK
karena TITIK baru bersifat KUN (jadilah)
maka terjadilah segala sesuatu


karena KUN-Nya yang dilambangkan dengan TITIK
meruupakan asal dari segala coretan huruf dari titik-titik yang beraturan menjadi garis 
dan garis menjadi bentuk atau wujud

sedangkan Zat tidak berupa titik
karena titik masih merupakan Sifat daripada Zat

artinya lagi ...

KUN Allah bukanlah Zat
karna KUN (Kalam atau Wahyu)
adalah Sifat daripada Zat (bukan Zat itu sendiri)

sehingga arti TITIK adalah akhir dari segala ciptaan

pada titik ini terkandung ide-ide yang akan tergores suatu bentuk 
dan pada wilayah inilah yang dimaksud dalam 
Ilmu Hakekat Usul Diri
sebagi Nur Muhammad (Cahaya Terpuji)

karena segala sesuatu akan memuja dan mengikuti kehendak Zat
dan Zat berkata melalui KUN-Nya
maka jadi lah semuanya


hukum per-kata-an adalah hukum bantah-membantah(sengketa)
yang satu berlawanan dengan yang lain
hal ini membawa kepada kepiluan dan kecemasan

Asma (nama-nama) dan Sifat-sifat dan Af'al (perbuatan-perbuatan) 
adalah Hijab belaka atas Zat Illahi

karena sesungguhnya Zat Illahi itu tidak dapat menerima pembatas

Zat Illahi itu berada pada tingkat ketinggian
sedangkan pelepasan (penanggalan tajrit) dan Asma dan Illahi adalah urat-uratan yang menurun

Asma dan Zat Asmanya berdiri sendiri tanpa perbuatan

Asma dapat berbuat hanya dikarenakan Zat Allah semata ...

dan sesungguhnya persoalan berkisar bagaimana perkakas dan alat-alat dan huruf di dalam Surga adalah merupakan alat-alat dan perkakas




kesimpulan dari semua uraian tadi adalah : ...


Alam adalah Firman Allah yang tak tertulis
(ayat-ayat Kauniyah)
Al-Qur'an adalah ayat-ayat Kauliyah ...

semua Alam Semesta terkandung dalam Asma Allah
(bismillah)

Asma terkandung Kehendak

Kehendak terkandung dalam Sifat

Sifat terkandung pada Af'al

Af'al terkandung pada Zat


semua itu adalah Hijab

karena Asma, Sifat, Af'al bukanlah Zat itu sendiri

itulah yang dimaksud bahwa segala yang tergambarkan adaraf HURUF
dan merupakan HIJAB

sedangkan Zat berada di balik TITIK

Zat tidak bisa digambarkan oleh sesuatu ...

untuk mengetahui Zat Allah kita harus MENYINGKIRKAN huruf dan titik



























semoga bermanfaat

salam damai hati selalu