Selasa, 13 Agustus 2013

KESADARAN ZATULLAH




setiap insan 
siapapun dirinya
apapun statusnya dan apapun agamanya ...
alirannnya ... golongannya ... mahzhabnya ...
telah terpahami  dan terhayati akan "kesadaran Zatullah" dalam pandangannya

sejak dirinya masih berada di alam Azali 
dan di NYATA kan hal itu pada saat IKRAR

" ALASTU BI ROBBIKUM ...?, QOLLU BALAA SYAHIDNA "

apakah engkau membenarkan bahwa Aku lah Penguasa serta yang Mengatur setiap urusan yang berlaku dalam HAYAT/URIP/HIDUP...?
yaa...benar...! kami sebagai saksi yang menyaksikan

n am u n
setelah dirinya tertarik dengan Gravitasi Alam Dunia Fana ini

Energi Daya Gravitasi Alam Dunia Fana ini menggetarkan kesadaran dirinya akan "kesadaran Zatullah"  itu 
sehingga membuat dirinya tak sadar lagi akan
INTI HAKIKAT ASAL KEJADIAN DIRI


lalu ...tetapi ...

walaupun kediriannya/Egonya/Hawa Nafsunya telah menjadi hijab/dinding 
yang menutupi Cahaya Haq itu

n a m u n
ada yang tak bisa ditutupi oleh kedirian/ego/hawa nafsu itu
yaitu FITRAH / SUCI nya 
sebagai penghubung antara dirinya dengan Tuhannya

dan fitrah/suci itu adalah KEKUATAN yang SANGAT LEMBUT LAGI HALUS 
yang meliputi si HAYAT/URIP/HIDUP
dengan istilah kata 
" SIRR BATHIN "

tanpa tersadari oleh manusianya itu sendiri
sesungguhnya fitrah/suci nya selalu memanggil-manggil dirinya untuk kembali kepada
ASAL dirinya
masuk melalui pintu KESADARAN ZATULLAH


namun 9 hawa yang masuk pada dirinya melalui 9 Goa yang terbuka lebar 
telah membuat dirinya tak menghiraukan kata-kata fitrah/suci 
pada hayat/urip/hidup nya

9 Hawa itu adalah :

1. Takkabur
2. Sombong
3. Tamak
4. Serakah
5. I r i
6. Dengki
7. Benci
8. Hasut
9. Dendam


karenanya ada istilah BABAHAN HAWA SONGO
yang bertujuan menutup 9 Goa pada dirinya 
agar ke 9 Hawa itu lenyap dan tergantikan secara otomatis (TAJALLI) 
dengan 9 KESADARAN SEJATI


9 KESADARAN SEJATI yaitu :

1.
LAA QODIRUN ILALLAH
T1ada Kuasa selain Allah 
meliputi Zat, Sifat, Asma dan Af'al Nya


2.
LAA MURIDUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Berkehendak selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma Af'al Nya


3.
LAA 'ALIMUN ILAALLAH
T1ada Maha Mengetahui selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


4.
LAA HAYYUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Hidup selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


5. 
LAA SAMI'UN ILAALLAH
T1ada yang Maha Mendengar selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


6.
LAA BASHIRUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Melihat selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


7.
LAA MUTAKALLIMUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Berkata-kata selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


8.
LAA FA'ILUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Berlaku dalam gerak dan DIAM selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


9.
LAA MAUJUDUN ILAALLAH
T1ada yang Maha Ada 
di Awal T1ada permulaan sekaligus di Akhir T1ada berkesudahan
dan T1ada yang Maha Ada pada Zahir dan Bathin selain Allah
meliputi Zat, Sifat, Asma, Af'al Nya


m a k a

demi waktu/masa 
dalam 24 jam sehari semalam 
dari buka mata sampai tutup mata kembali

sungguh Manusia itu dalam kerugian yang Nyata

kerena
seiring dengan waktu dunia kesadaran Zatullah itu semakin terhijab/terdinding o;leh kediriannya/egonya/hawa nafsunya
melalui 9 Goa pada dirinya yang terbuka lebar


k e c u a l i 

mereka-mereka yang masuk dalam ke AMAN an (IMAN)

dikarenakan ...
ia telah menutup 9 Goa pada dirinya 
agar ke-9 Hawa lenyap dan tergantikan secara otomatis (TAJALLI)
dengan 9 KESADARAN SEJATI

dan kemudian setelah itu FITRAH/SUCI nya dalam KESADARAN ZATULLAH 
membawa dirinya dalam kebenaran untuk memberikan pandangan 
tentang KESADARAN ZATULLAH meliputi dan juga saling berbagi/mengisi dalam kesabaran kepada siapa saja


kaarena ia telah memandang dalam penyaksiannya

AKAN GURU MU adalah GURU KU

dan 
GURU KU adalah GURU MU


kita sama-sama belajar kepada GURU yang Satu
yang tidak makan dan minum 
tidak tidur tidak pula mengantuk


















semoga bermanfaat
salam damai hati selalu



Minggu, 11 Agustus 2013

ASAL MU ASAL DIRI ALAM MAKRIFAT



m a k a
Allah lingkupnya di Nur Muhammad itu sendirinya
di dalam perkataan KUN FAYAKUN
dan Nur MUhammad itu sendiri di dalam lingkup daripada Nur Zat

semesta sekalian alam semesta ini perbuatan Nur juga

m a k a

barang siapa belum tahu jalan ini 
jangan membaca ini

karena akan menjadikan sesat kepada dirinya 
dan jika sudah tahu ...
b a c a l a h ...

karena ini ilmu yang haq ...

Syareat tanpa Hakikat hampa
dan
Hakikat tanpa Syareat bathil atau sia-sia

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .






adapun yang bernama RAHASIA itu Sir ALLAH jua

adapun kita ini bertubuhkan Muhammad zahir dan bathin

bertubuhkan Ruh namanya
maka
T1ada kita kenang-kenang lagi 
hati dan tubuh hanya bertubuh bathin saja
namanya artinya Muhammad jua yang jadi tubuh kita ini


jadi hakikatnya kita ini bertubuhkan Ruh Idhofi juga
sebab
Muhammad itulah yang bernama Rahasia Sir Allah


adapun UJUD itu Ujud Allah Ta'ala 

sekali lagi jangan ada ujud lain daripada Allah Ta'ala
inilah sebenarnya diri


begitu pula kelakuan jangan ada yang lain
karena jika ada menjadi Nafsiah Hamba juga


adapun Nafsiah Robbah itu tidak menerima salah satu 
melainkan suci lahir bathin

Zat artinya Ujus Allah semata-mata

itulah yang sebenar-benarnya diri kita
jangan ragu lagi pada kata ini

baik berjalan itu Ujud Allah
melihat itu Bashar Allah
dan berkata-kata itu Kalam Allah
dll ...

jangan ada ujud yang lain 
jika ada maka batal ...


firman Allah :

# ANA FI DZHONI ABDI #
Aku berada dalam prasangka hamba-Ku


maka sudah lengkap ujud kita ini 
ujud Allah Ta'ala

ingatlah akan firman Allah tersebut 
jangan lagi mengatakan bathil

jika sudah tahu ujud dirinya ujud Allah juga dan T1ada lupa dan T1ada berserikat dan T1ada berhakikat dan bermakrifat
melainkan kudrat sendiri ...


# AL INSAANU SIRRI WA ANAA SIRRAHU WA SIRRI SIFAATI WA SIFATII LAGHAIRI #

artinya :

Insan itu Rahasia-Ku dan Aku lah Rahasianya dan Rahasia itu Sifat-Ku dan Sifat-Ku itu T1ada lain daripada Aku

adapun ALIF Allah itu 
yaitu Zat Allah Ta'ala dan sebenar-benarnya diri 
yaitu Ruh Nabi Muhammad

adapun Sifat Allah Ta'ala itu rupa Nabi Muhammad 
dan Af'al Allah Ta'ala itu yaitu kelakuan Nabi Muhammad

maka inilah Ruh Idhofi menjadi rahasia kepada kita di dalam JANTUNG tempatnya

adapun AKBAR itu tubuh kita ini 
jadi bisa berlaku laku dan sebagainya ...

adapun RAHASIA itu sendiri memerintah hati
hati itu memerintah tubuh

berlakunya tubuh itu berbagai kelakuan

inilah sebenar-benarnya diri yang kita kenal siang dan malam
sebab semuanya daripada Muhammad



tatkala rahasia itu sehari semalam dalam rahim ibu

Hu... Hu... pujinya


tatkala rahasia itu tiga hari tiga malam dalam rahim ibu

Subhanallahi ... pujinya 
artinya "suci sendirinya"


tatkala rahasia itu 40 hari 40 malam dalam rahim ibu

Alhamdulillahi ... pujinya
artinya "Zat Allah Pujinya"


tatkala rahasia itu 3 bulan dalam rahim ibu 

Allahu Akbar ... Pujinya
artinya "Maha Besar Allah meliputi sekalian alam"


tatkala rahasia itu 9 bulan dalam rahim ibu

La ilaha illa Allah ... pujinya









KEPADA KEKASIHKU (MUHAMMAD)


wahai diri yang mulia
wahai jiwa yang luhur
wahai pribadi yang agung

bagaimana mungkin aku merasa cukup dengan amal dan ilmu ku
bila aku harus bercermin pada keteladanan mu 
yang telah memikat segala bentuk hati dan perasaan

sementara engkau telah menjelma dengan sifat-sifat ke Tuhan an yang pengasih penyayang

engkau telah menjadi cahaya mata bagi para perindu 
dan nama mu menjadi  sumber bagi para pecinta

kehadiran mu telah dinantikan semenjak awal segala penciptaan 
dan nama mu telah ter ukir dengan agungnya 
yang di sandingkan di tempat yang tak mungkin satu pun makhluk dapat menyandingnya

wahai keutamaan yang menjadikan seluruh penghuni langit dan bumi ber sholawat kepada mu

bagaimana mungkin laut akan cukup menjadi tinta untuk menulis 
ke utama an mu itu
bila laut saja di jadikan sebab daripaada ke ada an mu


wahai raja dari segala yang zahir maupun yang bathin

T1iada lah yang ghaib tersingkap seluruhnya 
karena kau lah sang pengawas dan di genggaman mu semua yang 
zahir karena kuasa untuk mu


T1ada lah dapat bulan dan mentari menandingi cahaya mu
bila engkaulah sumber segala cahaya itu


pada diri mu lah dapat menemukan kebesaran Tuhan

dan pada jiwa mu lah 
tersingkap Rahasia ke-Tuhan-an





















semoga bermanfaat

salam damai hati selalu









Kamis, 08 Agustus 2013

I K H L A S



carilah ikhlas ...

untuk ikhlas perlu Tauhid
untuk Tauhid perlu Nafi dan Isbat
untuk Nafi dan Isbat perlu tahu jasad dan ruh dan perbendaharaannya

selepas tahu ruh ... tahulah Sifat

setelah tahu Sifat 
T1ada lah ia mampu berdiri sendiri tanpa Zat ...

di akhirnya yang kekal hanya Zat Allah SWT ...

yang lainnya hancur lebur dan binasa ...
yang T1ada sesuatu setara Nya ...
yang setap sesuatu bergantung kepada Nya ...

maka siapa yang menyembah dan siapa yang di sembah ...?

kudrat siapa yang menyembah ...?

dan tidak ber kudrat kah yang di sembah ...?

ada dua kudrat kah ...?

dua itu bukan satu ...
dua itu bukan Wahdaniyah ...
dua itu bukan Esa ...
dua itu belum Tauhid ...
belum Tauhid itu Syirik ...
Syirik yang Khafi ...
Syirik dosa tak ter ampun kan ...
Syirik dosa tak terhitung ...

amal ibadah menggunung  ibarat debu di terbang angin ...
ibarat keledai pengirah gandum yang berputar ...
yang merasakan perjalanannya sudah amat jauh

jauh beribu batu 
namun rupa-rupanya akhir perjalanannya adalah di tempat yang ber mula ...
rupa-rupanya ia tidak kemana-mana ...

ia masih di situ
masih di tempat asalnya 

sungguh sia-sia ...
sia-sia yang membawa malapetaka
yang tidak pernah disadarinya

hinggalah jasad berpisah darinya ...


...................











Minggu, 04 Agustus 2013

NUR MUHAMMAD IV (Pemahaman Huruf Allah 2)





awalnya huruf hanya melambangkan sebuah rumus yang tidak memilki arti apa-apa

kemudian
huruf disusun menjadi sebuah kata,
susunan kata menjadi sebuah kalimat
dan dalam kalimat mengandung sebuah pengertian

t e t a p i
"pengertian itu bukanlah sebuah kalimat"


dahulu sebelum ada kesepakatan manusia mengenai Rumusan Huruf ...

maka huruf ...
adalah sebuah artikulasi yang keluar dari dorongan udara yang terhalang oleh pita suara pada tenggorokkan
sehingga menghasilkan suatu bunyi

seandainya rumus-rumus itu tidak ada ...
maka huruf dan kata dan kalimat pun tidak ada ...

n a m u n ...
walaupun rumus-rumus dan huruf-huruf tidak ada ...
tapi pada hakekatnya pengertian dalam diri manusia tetap ada

kita bisa menemukan bahasa yang sama pada diri manusia seluruh dunia
yaitu Bahasa Jiwa yang ...
T1ada berhuruf ...
T1ada bergambar ...
T1ada bersuara ...


maka benarlah adanya jika demikian bahwa A-Qur'an itu awalnya adalah bahasa Wahyu
(Bahasa Allah)

LA SHAUTIN WALA HARFUN
Tidak berupa suara dan tidak berupa huruf

yang kemudian di translate ke dalam bahasa manusia yaitu bahasa Arab

saat itu Rasulullah hanya mengerti dengan jelas apa yang telah turun ke dalam jiwanya

bahasa Allah itu berupa Ilham atau Wahyu 

menurut kamus Bahasa Arab dalam Munjid
Ilham itu berarti memasukkan pengertian ke dalam jiwa seseorang dengan cepat

dimasukkan dengan cepat samadengan dituangkan sesuatu pengetahuan-pengetahuanke dalam jiwa dalam sekaligus dengan tidak lebih dahulu timbul fikiran dan muqadimah-nya

seperti seekor lebah,
ketika menerima Wahyu dari Allah
binatang itu tidak mengenal huruf
akan tetapi lebah mampu menangkap ajaran Allah

ketika Allah menginstruksikan untuk membuat rumahnya,
maka lihatlah bagaimana lebah membuat rumah yang indah dan tersusun rapi

pengertian itu tidak terdiri dari rangkaian huruf atau suara ...

seperti perasaan CINTA ...
perasaan ini tidak ada tertulis huruf  C - I - N - T - A

walaupun kita tidak menggunakan rangkaianhuruf dan suara 
mengapa kita memahami CINTA itu ...???

yang akhirnya kita menterjemahkan ke dalam bahasa manusia menjadi 
aku cinta ...


= = = = = = =



Sekarang mari kita lanjutkan membahas Rahasia Huruf Al-Qur'an


Al-Qur'an mengandung 6666 ayat
terhimpun dalam Al Fateha
dan Al-Fateha pula terhimpun dalam
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM
dan
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM terhimpun dalam ALIF

sedangkan ALIF terhimpun dalam BA'

dan BA' terhimpun pada TITIK nya

pada TITIK inilah AWAL MULA semua kejadian bentuk huruf ....




jadi pada seluruh rangkaian firman sebanyak 30 juz itu 
ternyata terangkum dalam Ummul Qur'an (Al-Fateha)

pada Ummul Qur'an menyimpulkan inti ajaran Al-Qur'an


tentang masalah ke Tuhan an 
yaitu Sifat, Af'al dan Zat Allah ...
Dia-lah Allah yang memiliki Sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang

tidak ada yang berhak menyandang pujian kecuali Dia

Dia-lah tempat segalanya bergantung
karena Dia adalah Penguasa Alam Semesta dan diri manusia


berarti
dari rangkaian ayat-ayat dalam Al-Fateha 
adalah tertumpu pada huruf BA'
(dalam tata bahasa Arab sebagai BA Subabiyah)

artinya
semua yang ada berasal dari huruf BA dengan sebab Ismi  atau Nama

kalaupun dipisah
BI - ISMI - ALLAH

semua yang ada karena sebab adanya Asma

pada Asma terdapat yang memiliki Asma yai;tu Zat

ini terangkum dalam arti TITIK
karena TITIK baru bersifat KUN (jadilah)
maka terjadilah segala sesuatu


karena KUN-Nya yang dilambangkan dengan TITIK
meruupakan asal dari segala coretan huruf dari titik-titik yang beraturan menjadi garis 
dan garis menjadi bentuk atau wujud

sedangkan Zat tidak berupa titik
karena titik masih merupakan Sifat daripada Zat

artinya lagi ...

KUN Allah bukanlah Zat
karna KUN (Kalam atau Wahyu)
adalah Sifat daripada Zat (bukan Zat itu sendiri)

sehingga arti TITIK adalah akhir dari segala ciptaan

pada titik ini terkandung ide-ide yang akan tergores suatu bentuk 
dan pada wilayah inilah yang dimaksud dalam 
Ilmu Hakekat Usul Diri
sebagi Nur Muhammad (Cahaya Terpuji)

karena segala sesuatu akan memuja dan mengikuti kehendak Zat
dan Zat berkata melalui KUN-Nya
maka jadi lah semuanya


hukum per-kata-an adalah hukum bantah-membantah(sengketa)
yang satu berlawanan dengan yang lain
hal ini membawa kepada kepiluan dan kecemasan

Asma (nama-nama) dan Sifat-sifat dan Af'al (perbuatan-perbuatan) 
adalah Hijab belaka atas Zat Illahi

karena sesungguhnya Zat Illahi itu tidak dapat menerima pembatas

Zat Illahi itu berada pada tingkat ketinggian
sedangkan pelepasan (penanggalan tajrit) dan Asma dan Illahi adalah urat-uratan yang menurun

Asma dan Zat Asmanya berdiri sendiri tanpa perbuatan

Asma dapat berbuat hanya dikarenakan Zat Allah semata ...

dan sesungguhnya persoalan berkisar bagaimana perkakas dan alat-alat dan huruf di dalam Surga adalah merupakan alat-alat dan perkakas




kesimpulan dari semua uraian tadi adalah : ...


Alam adalah Firman Allah yang tak tertulis
(ayat-ayat Kauniyah)
Al-Qur'an adalah ayat-ayat Kauliyah ...

semua Alam Semesta terkandung dalam Asma Allah
(bismillah)

Asma terkandung Kehendak

Kehendak terkandung dalam Sifat

Sifat terkandung pada Af'al

Af'al terkandung pada Zat


semua itu adalah Hijab

karena Asma, Sifat, Af'al bukanlah Zat itu sendiri

itulah yang dimaksud bahwa segala yang tergambarkan adaraf HURUF
dan merupakan HIJAB

sedangkan Zat berada di balik TITIK

Zat tidak bisa digambarkan oleh sesuatu ...

untuk mengetahui Zat Allah kita harus MENYINGKIRKAN huruf dan titik



























semoga bermanfaat

salam damai hati selalu







Sabtu, 03 Agustus 2013

NUR MUHAMMAD III (Pembahasan Huruf ALLAH)





nama Allah itu terkandung di dalam Al-Qur'an sebanyak 2696 kali

apa hikmah-nya yang bisa di ambil ...?
mengapa begitu banyak nama Allah bagi kita ...?


WAHAI HAMBAKU, JANGANLAH KAMU SEKALIAN LUPA KEPADA NAMAKU #

Allah itu nama-Ku
Allah itu Zat-Ku
Tidak akan pernah bercerai nama-Ku dan Zat-ku itu


seluruh kitab-kitab yang ada ...
semua terhimpun dalam Al-Qur'annul Karim

Rahasia Al-Qur'annul Karim terletak pada kata ALLAH

begitu pula dengan kalimah 
La Illaha Illallah

jika ditulis dalam bahasa arab ada 12 huruf

jika di gugur kan 8 huruf pada awal kalimah La Illaha Illallah
maka akan tertinggal 4 huruf saja yaitu
A L L A H

maka kata ALLAH itu adalah sebuah nama saja
sekalipun digugurkan satu persatu
nilainya tidak akan pernah berkurang ...

jusru akan mengandung makna dan arti yang semakin dalam
d a n
mengandung rahasia penting bagi kehidupan kita selaku umat yang paling sempurna


ALLAH berhuruf dasar
Alif
Lam awal
Lam akhir, dan 
Ha

mari sama-sama kita lihat 
ke-sempurnaan-nya

cobalah gugurkan hurufnya satu per satu

gugurkan huruf pertamanya 
yaitu huruf Alif
maka akan tersisa 3 huruf saja
(Lam awal, Lam akhir dan Ha)
bunyinya tidak ALLAH lagi 
tetapi akan berbunyi LILLAH

artinya :
bagi Allah, dari Allah, kepada Allah-lah kembalinya segala makhluk


gugurkan huruf keduanya, yaitu huruf Lam awal
maka akan tersisa 2 huruf saja
(Lam akhir dan Ha)
bunyinya tidak lagi LILLAH
tetapi akan berbunyi LAHU

LAHU MAFISSAMAWATI WAL ARDI
bagi Allah segala apa saja yang ada pada 7 lapis langit dan 7 lapis bumi


gugurkan huruf ketiganya yaitu Lam akhir
maka akan tersisa 1 huruf saja ( Ha )
dan bunyinya tidak LAHU lagi tetapi HU

HUWAL HAIYUL QAYUM
Zat Allah yang hidup dan berdiri sendiri


kata HU ringkasnya dari kata HUWA
sebenarnya setiap kata HUWA artinya Zat

misalnya :

QUL HUWALLAHU AHAD
Zat yang bersifat kesempurnaan yang dinamai Allah

yang dimaksud HU itu menjadi berbunyi AH artinya Zat


nafas kita yang keluar masuk semasa kita masih hidup ini berisi amal bathin 
yaitu HU

kembali nafas turun di isi dengan kata ALLAH
ke bawah T1ada berbatas dan ke atas T1ada terhingga



perhatikan ini :

pada kata ALLAH itu ...
jika kita gugurkan Lam pertama dan Lam keduanya
maka
tinggallah dua huruf yang awal dan huruf yang akhir
yaitu huruf ALIF dan HA
(dibaca AH)

kata ini (AH) tidak boleh dibaca lagi dengan nafas yang keluar masuk
dan tidak dibaca lagi dengan nafas ke atas atau ke bawah 
tetapi hanya dibaca dengan TITIK

kata AH 
jika dituliskan dengan huruf arab terdiri 2 huruf
artinya dalam bahasa disebutkan INTAHA
(ke-sudah-an dan ke-akhir-an)

seandainya saja kita berjalan-jalan "mencari" Allah
tentu akan ada per mula annya dan tentunya juga akan ada ke sudah annya

akan tetapi kalau sudah sampai lafaz zikir AH
maka sampailah perjalanan itu ke tujuan yang dimaksud



selanjutnya

gugurkan huruf awalnya yaitu huruf ALIF
dan gugurkan huruf akhirnya yaitu huruf HA

maka tersisa 2 huruf di tengah
yaitu huruf LAM awal (Lam Alif) dan huruf LAM akhir (La Nafiah)

maksudnya
jika kita berkata
LA ... (tidak ada Tuhan)
ILLA ...(ada Tuhan)

Nafi mengandung Isbat
Isbat mengandung Nafi
T1ada bercerai atau terpisah Nafi dan Isbat itu


selanjutnya lagi

gugurkan huruf LAM akhir dan huruf HA
maka akan tersisa 2 huruf 
yaitu huruf ALIF dan LAM yang awal
kedua huruf yang tertinggagl itu dinamai Alif Lam La'tif
dan kedua huruf itu menunjukkan Zat Allah

maksudnya 
kata ALLAH bukan NAKIRAH
kata ALLAH adalah MAKRIFAT
yakni isyarat dari huruf ALIF dan LAM yang pertama pada awal kata ALLAH



gugurkan 3 huruf sekaligus 
yaitu LAM awal, LAM akhir dan HA
maka tertinggal huruf yang paling tunggal dari segala tunggal
yaitu huruf ALIF
(ALIF tunggal yang berdiri sendiri)

berilah tanda pada huruf ALIF yang tunggal itu dengan tanda atas, bawah dan depan
maka akan berbunyi
A ...I ... U ...

artinya
setiap berbunyi A ...I ... U ...
maka di fahamkan Ada Zat Allah ...

jadi segala bunyi atau suara di dalam Alam
baik itu yang timbul atau datangnya dari Alam Nasar yang empat 
(Tanah, Air, Api, Angin)
maupun yang datangnya dan keluar dari mulut makhluk 
Ada Zat Allah ...

penegasannya bunyi atau suara yang datang dan timbul dari apa saja
semuanya itu berbunyi ALLAH
nama dari Zat Yang Maha Esa

sedangkan huruf ALIF itulah dasar dari huruf arab yang banyaknya ada 28 huruf



dengan demikian maka

jika kita melihat huruf ALIF maka seakan-akan telah melihat 28 huruf yang ada

lihat dan perhatikan lagi sebuah biji
itulah asal usul segala urat, batang, daun, ranting, dahan dan buahnya



SYUHUDUL WAHDAH FIL KASRAH
Pandang Yang Satu Kepada Yang Banyak

SYUHUDUL KASRAH FIL WAHDAH
Pandang Yang Banyak Kepada Yang Satu


m a k a

yang ada hanya SATU JUA
yaitu satu Zat dan dari Zat itulah datangnya Alam beserta isinya


telah kita ketahui bersama 
Al-Qur'an yang jumlah ayatnya 6666 ayat akan terhimpun ke dalam Suratul Fateha

dan Suratul Fateha itu akan terhimpun pada Basmallah 

dan Basmallah itupun akan terhimpun pada huruf BA

dan pada huruf BA akan terhimpun lagi pada titiknya (Noktah)
baca di sini
jika kita tilik dengan jeli maka TITIK itulah yang akan menjaga segala huruf

terlihat banyak padahal ia satu
terlihat satu padahal ia banyak




selanjutnya

setelah lafaz ALLAH digugurkan semuanya...
maka tinggallah 4 huruf yang ada di atas lafaz ALLAH tadi
yaitu huruf TASYDID
(bergigi tiga, terdiri dati tiga huruf ALIF)

di atas Tasydid ada lagi satu huruf ALIF

4 huruf Tasydid itu adalah isyarat bahwa Tuhan itu ADA

maka wajib bagi kita untuk men-TAUHID-kan
Asma Allah,
AF'al Allah,
Sifat Allah, dan
Zat Allah




langkah yang terakhir

gugurkan keseluruhannya ...

maka yang akan tinggal adalah KOSONG ...

LA SAUTIN WALA HARFUN
Tidak Ada Huruf Dan T1ada suara ...


inilah Kalam Allah yang Qadim
T1ada bercerai dan terpisah SIFAT dan ZAT





















semoga bermanfaat
salam damai hati selalu




Kamis, 01 Agustus 2013

BAB AL-QUR'AN III ( Al-Qur'an Dalam Diri Manusia )




di dalam Al-Qur'an 
ada 2 ayat yang jelas-jelas menyebutkan bahwa
Al-Qur'an itu di turunkan oleh Allah di dalam diri manusia dengan menggunakan istilah hati atau dada


Surah Al-Baqarah, ayat 97 :

# MAN KAANA 'ADUWWAN LIJIBRILA FA INNAHU NAZZALAHU 'ALAA QALBIKA BI IDZNILLAAHI MUSHADDIQAN LIMAA BAYNA YADAYHI WAHUDAN WABUSYRAA LILMU'MINIIN #

katakanlah :
barang siapa yang menjadi musuh Jibril,
maka Jibril itu telah menurunkannya (Al-Qur'an) ke dalam hati mu dengan se ijin Allah,
membenarkan apa (kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman


Surah Qiyamah, ayat 16 :

# Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkan Al-Qur'an (di dada mu) dan (membuat mu pandai) membacanya #



telah kita ketahui bersama bahwa Al-Qur'an itu terbentuk dari titik
kemudianmenjadi huruf seterusnya menjadi ayat yang berjumlah 6666 ayat
dan menjadi panduan hidup manusia
kemudian di masuk kan pula oleh Allah ke dalam diri manusia


Al-Qur'an yang manakah yang di maksud ?

Al-Qur'an itu sudah berada di dalam hati manusia (Al-Baqarah:97)
Al-Qur'an itu sudah berada di dalam dada manusia (Al-Qiyamah:16)
..... sebaiknya tidak perlu diperdebatkan lagi ...

n a m u n
SIAPAKAH AL-QUR'AN ITU ...?


setiap apa yang dikatakan Al-Qur'an itu adalah Qadim 
(Kalam Qadim)
ini berarti Al-Qur'an itu bersifat Qidam

jika ia bersifat Qidam
maka ia bukanlah Muhadas (yang baru)

s e b a b
yang baru itu adalah makhluk yang di ciptakan-Nya
dan yang di cipta kan jika ia berbentuk Ruh 
maka jelas ia makhluk


pandangan sebagian ulama mengatakan bahwa Al-Qur'an itu adalah Qadim yaitu :
Awal T1ada permulaan

artinya :
Kalam yang Qadim yang menjadi Hak Allah


jika ia menjadi Hak Allah ..., maka:
ia tidak boleh bersifat Ruh
akan tetapi ia harus bersifat Zat


jadi ...
yang bersifat Zat itulah yang diturunkan oleh Allah di dalam dada atau hati manusia


siapakah dia ...?

apakah Al-Qur'an  yang berbentuk Jirim ...?
atau Jisim ...?
atau Jauharul Fardi ...?
atau Jauharul Basits ...?


jika Al-Qur'an itu berbentuk yang ber istilah di atas...
maka apakah dia sebenarnya yang dimasukkan oleh Allah di dalam hati manusia atau di dalam dada manusia ...?


kita wajib mengetahui hal ini
sebab dia berada di dalam diri kita sendiri
dan juga menjadi Panduan Hidup kita ...

jika ia sebagai Panduan Hidup manusia ...
maka dapat kita katakan 
bahwa dia itu menjadi panduan kepada Ruh, Akal, Nafsu dan Tubuh yang terdiri dari tulang, daging, urat , darah, rambut dan seterusnya ...

tanpa ia semua yang ada pada sebuah batang tubuh manusia menjadi T1ada berarti sama sekali

sebab itulah dikatakan mancari sesuatu di dalam diri ...
apa yang dicari di dalam diri ...?


ini adalah isyarat untuk memahami 
bahwa Al-Qur'an itu ada di dalam hati manusia dan ada di dalam dada manusia


walau apapun itu ...
inilah ketentuan Allah dalam Al-Qur'an 
t a p i
Dalam bentuk apakah ...?


jika berbentuk Al-Qur'an sebagaimana yang kita ketahui 
(bentuk kitab yang ada huruf dan rupa)

maka itu adalah MUSTAHIL
karena tidak mungkin Al-Qur'an ber bentuk itu di masuk kan ke dalam jasad kita

Al-Qur'an adalah panduan hidup dan mati manusia 
Al-Qur'an adalah Kalam Tuhan yang bersifat Nur untuk seluruh alam ciptaan Tuhan


kepada orang yang berfikir ...akan melihatnya sebagai sesuatu yang Benar dan Suci dan Bersih
dengan T1ada keraguan terhadapnya

Rasulullah sendiri tidak akan berbicara melainkan pembicaraannya adalah Al-Qur'an

ini berarti berbicara yang benar dan Haq itu di dalam Al-Qur'an


ada ayat yang menyatakan Al-Qur'an ini sebagai Hablillah (tali Allah)
yaitu tali yang mengaitkan antara hamba dengan Tuhan nya

jika tali ini tidak dipegang teguh ...
maka akan bercerai berai lah manusia bersama Allah

s e d a n g k a n
Hablillah ini mengenal Tuhan-nya sejak dari alam Ruh
dan dia-lah yang mengakui bahwa Tuhan itu adalah Rabbi yaitu Tuhan yang menciptakannya
Kalam nya tidak pernah dusta ...

sebagaimana Rasulullah bersabda :

# tidak mengikut perasaan-nya melainkan mengikut panduan Al-Qur'an semata-mata #





K E S I M P U L A N

Al-Qur'an itu bukanlah berbentuk Jirim, Jisim atau Jauhar yang Fardhi
karena istilah tersebut adalah berbentuk-bentuk dalam wujud kebendaan

Al-Qur'an yang di maksudkan oleh Allah SWT ini bukanlah berbentuk kitab yang ber jilid dan naskah

akan tetapi ia adalah berbentuk Jauhar yang sulit untuk dilihat dengan mata kasar

Al-Qur'an tersebut adalah berbentuk Zat
karena Basits itu adalah sebagian daripada Zat yang di ujud-kan oleh Allah 
dan sesuai dengan Asma Allah yang Ma'anawiyah
disamping ia adalah IMAM


fungsinya sebagai IMAM atau pemimpin sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah kepada setiap muslim menjawab-nya ketika di tanya oleh Malaikat Mungkar dan Nangkir di dalam kubur 
atau berbentuk Hablillah (tali Allah)


karena ia IMAM
maka ia adalah makhluk yang bertaraf Zat di alam Ruh ...

ketika Ruh itu ditanya oleh Allah SWT 
(Bani Israil ayat 85,86)
maka yang menjawab pertanyaan tersebut ialah yang menjadi ketua atau IMAM kepada Ruh, Akal dan Nafsu


Al-Qur'an adalah Nur Muhammad atau Hakekatul Muhammadiyah
atau di kenal sebagai Nyawa atau Nafs kepada sumber segala kehidupan (Al Basits)

maka dia juga dikenal sebagai makhluk La Yakhluqu =
Zat yang tidak menjadi sesuatu (An-Nahi ayar 17)


yang jelas ...

Al-Qur'an yang di masuk-kan oleh Allah ke dalam diri manusia itu ialah :

Nur Muhammad
atau
Hakekatul Muhammadiyah
atau 
Diri Bathin manusia yang sebenarnya
atau
Diri Sebenar Diri yang tidak menanggung dosa



karana ia adalah makhluk bertaraf Zat,
m a k a

ia tidak terkecuali dari beribadah kepada Allah SWT

karena ia beribadah dengan nama Shuhud kepada Wahdah 
dan juga Kasrah kan Sir

ia juga-lah yang dikenal sebagai NAFSAHU kepada ayat mengenal diri dan Tuhan


ia juga-lah yang dikenal sebagai INSAN yang sempurna
yang tidak ada cacat dan celanya




























semoga bermanfaat

salam damai hati selalu


....................................................................



Jumat, 26 Juli 2013

NUR MUHAMMAD 2





kepercayaan dan keyakinan yang penuh lah membuat diri seseorang itu percaya dan yakin kepada istilah Nur Muhammad

ini disebabkan karena Nur Muhammad adalah sesuatu yang ghaib
maka terlalu sukar bagi manusia itu hendak mem percayai Nya

walaupun dalam Rukun Imam harus percaya kepada yang Ghaib,
namun 
mau tidak mau
manusia terpaksa ragu dengan keimanannya

karena Allah SWT senantiasa menyeru kepada manusia yang ber azaskan kepada seruan
orang-orang yang BERIMAN 
bukan kepada orang-orang ISLAM


tidak semestinya orang Islam itu ber iman
karena jika setiap orang Islam itu benar-benar ber iman maka sudah tentulah mereka akan melaksanakan Hukum-Nya

karena itulah Allah menyatakan kebanyakan mereka tidak beriman sebagaimana firman-Nya yang artinya :

# sebagian daripada mereka tidak mau beriman malah melakukan syirik #
( Yusuf ayat 106)



di dalam kehidupan manusia,
kadangkala manusia bertanya-tanya 
apakah penilaian Allah terhadap seseorang manusia ?

jawabannya sangat mudah ...

Allah tidak memandang kepada manusia (jasmani)
tetapi Allah memandang kepada HATI yang di dalamnya ada mengandung Nur

maksudnya adalah ...

Hati yang mengandung Nur Muhammad (cahaya yang terpuji)

m a k a 
manusia hendaklah mengenali Hati nya 
yaitu tempat bersemayam Allah SWT


Hati yang dimaksud adalah bukan merupakan segumpal daging 
tetapi Hati itu adalah Rohani (Rohul Yaqazah) yang terdiri dari 
Ruh,
Akal, 
Nafsu


memang agak sulit untuk mengenali Ammar Rabbi ini kecuali mempelajarinya
karena telah banyak orang salah sangka dengan istilah tersebut,
sehingga timbul berbagai pemahaman yang membawa kepada "kesesatan" atau menolaknya ...


akibatnya ...
maka terjadilah ilmu ini sebagai "momok" dan ditakuti oleh Islam itu sendiri
yang pada gilirannya mereka menutup rapat istilah "Nur Muhammad" ini di dalam kehidupannya


di dalam Al-Qur'an Allah berfirman yang artinya :

# jadilah kamu orang Rabbani Ahlullah dengan mengajarkan kitab dan mempelajari kitab Al-Qur'an #
(Surah Al-Imran ayat 79)



ayat di atas adalah suatu perintah dari Allah 
jadilah kamu orang Rabbani
(orang yang memahami ilmu ketuhanan) yaitu suatu kepercayaan tentang yang ghaib

Ilmu yang ghaib datangnya daripada Allah
karena Tuhan itu adalah Yang Maha Ghaib

ilmu ini akan menyentuh permasalahan tentang Asma, Sifat dan dalam soal asal-usul .....soal Af'al Allah ...

walaupun ilmu ini jarang di ajar kan 
namun itulah yang diperintahkan oleh Allah kepada manusia


Rabbani itu ialah :

- Dia yang Awal
-Dia yang Akhir
-Dia yang Zahir
-Dia yang Bathin



jika mau mengenal Dia ...
maka Dia itu Zat

maka Zat itu pula adalah Zat yang tidak berupa apapun jua
(laisa kamislihi)

artinya :
ketika hendak mengenal yang Ghaib,
maka di sana terdapat "lampu merah" tanda bahaya ...

yaitu jangan ada di antara manusia yang coba-coba mau mengenal Zat Nya
ini sangat terlarang ...

akan tetapi ...
yang diperintahkan adalah
tentang mengenal makhluk ciptaan-Nya 
sekalipun makhluk itu berbentuk ghaib seperti "
Jauhal fardh,
Jisim,
Jirim,
Jauhar basith



atau istilah ...
molekul
atom
elektron
newtron
proton
ion, dll... dll... dll...


m a k a 

di sini lah para ilmuwan mengambil suatu pendekatan untuk mengenal Allah melalui mengenal Asma-Nya yaitu Nur


untuk suatu pedekatan mengenal-Nya dan dengan mengenal Asma Allah-lah lahir ilmu yang disebut sebagai sifat 20 dengan tujuan untuk mengenal Tuhan dan mengenal diri


semua bentuk ilmu ini adalah ber azas kan kepada yang ghaib


coba fikirkan ...
dari apa Nyawa dijadikan oleh Allah ...?

Ruhnya ...?
Akal ...?
Nafsunya ...?


semua ini adalah makhluk Tuhan ...
sekalipun Nyawa itu bertaraf Zat ...























semoga bermanfaat

salam damai hati selalu